Segarnya Es Sirup Kawista

Kawista  merupakan buah yang termasuk di dalam suku jeruk-jerukan. Buah Kawista memiliki berbagai manfaat, diantaranya : mengobati diare dan disentri, mengobati batuk, sebagai antioksidan, meningkatkan energi karena mengandung banyak glukosa, dan sebagainya.

Saat ini, banyak olahan yang menggunakan bahan dasar buah kawista. Salah satunya, di Kabupaten Rembang, buah kawista diolah menjadi sirup yang biasanya disebut dengan sirup kawis, kata kawis sendiri merupakan bahasa jawa dari buah kawista.

Proses pembuatan sirup kawis membutuhkan waktu yang cukup lama. Langkah-langkahnya : pertama, buah kawis dicuci bersih, lalu direbus dengan air. Setelah itu, air rebusan tadi disaring menggunakan kalin halus untuk memisahkan antara sari buah dan seratnya. Selanjutnya, hasil sari buah yang telah tersaring diendapkan selama seharian penuh atau 24 jam dalam wadah yang tertutup. Jika sudah mengendap, pisahkan lapisan atas dan endapannya, lalu tambahkan sedikit pengental. Lalu, air sari yang dihasilkan didiamkan selama 12 jam. Kemudian, rebus kembali air sari dengan menambahkan gula pasir dengan perbandingan 1 liter air sari buah kawis diberi 700 gram gula pasir. Setelah mendidih, air sari diangkat, lalu didinginkan. Dan sirup kawis siap dikemas dan dipasarkan.

Sirup kawis  biasanya dijual disepanjang jalan kabupaten Rembang. Produk sirup kawis yang cukup terkenal ialah Sirup Kawis Cap Dewa Burung. Dulunya, sirup kawis ini hanya dikemas dalam botol kaca dengan ukuran yang besar. Namun sekarang, sirup kawis dikemas dalam botol plastik  dengan ukuran yang lebih kecil.

Produsen sirup kawis yang cukup lama berdiri sekitar tahun 1925 terletak di jalan Diponegoro No. 45, Rembang. Sirup kawis biasanya dijual dengan harga sekitar Rp58.000 per packnya dengan  isi 2 botol.

Komentar