Telur Asin Oleh-Oleh Khas Brebes

Kamu pasti langsung ingat jika mendengar kata Brebes, semua orang akan berpikiran bahwa Brebes identik dengan telur asin. Ya memang seperti itu kenyataannya, hehe. Telur asin sering dijadikan oleh-oleh bagi setiap orang yang melewati kota Brebes. Setiap lebaran telur asin pasti banyak dicari pemudik untuk dijadikan oleh-oleh. Emmm, selain rasanya yang sudah tidak diragukan lagi, telur asin disini juga lebih istimewa karena dihasilkan dari tiga jenis bebek. Yakni telur dari bebek peternak, bebek liar dan bebek yang khusus memakan udang. Harganya pun sesuai dari jenis bebeknya, tapi selisih harganya tidak terlalu jauh hanya beberapa rupiah saja. Kamu tinggal memilih saja mana yang mau dibeli.

Karena banyak pembeli menjadikan telur asin sebagai oleh-oleh, penjual pun menyediakan besek/wadah dengan berbagai ukuran agar lebih mudah dibawa dalam perjalanan. Ada yang berkapasitas 10 hingga 30 butir. Biasanya penjual disana melayani pelanggannya mulai jam 7 pagi hingga jam 8 malam. Yang membedakan Telor Asin Brebes dengan telor asin yangl dari daerah lain adalah pada kuning telornya. Dari Brebes biasanya gurih dan agak berminyak, rasanya gurih dan tidak amis seperti telor bebek pada umumnya, dan tingkat rasa asin pun bisa dipilih mau yang sedang atau asin banget. Tergantung pada selera kamu ya.

 

Jika kamu ingin membelinya jangan khawatir karena pusat oleh-oleh tampak berderet di sepanjang jalur pantura, antara lain di wilayah Kecamatan Wanasari, Jalan Pemuda, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Jenderal Sudirman di Kecamatan Brebes. Dari sekian banyak penjual telur asin yang berderet disepanjang jalur pantura ini, yang banyak dicari dan sudah terkenal yaitu “Telor Asin Tjoa” di Jl. Diponegoro no 268, Brebes.

 

Semoga Bermanfaat Teman-Teman

 

 

 

 

Komentar